Kamis, 08 April 2010

Memberi pengampunan, menerima pengampunan

Seorang wanita muda bernama Sally mengingat pengalamannya ketika dia berada di kelas seminari yang diberikan oleh gurunya, Dr. Smith. Ia berkata bahwa Dr. Smith terkenal dengan caranya menguraikan obyek pelajaran-pelajarannya dengan cara yang unik.

Suatu hari, Sally berjalan ke ruang seminari dan dia berpikir hari ini mereka akan bersenang-senang karena ia menemukan ada papan target yang besar dan ada banyak anak panah (dart) di meja sebelah papan tersebut. Dr. Smith meminta para murid-muridnya untuk menggambar wajah orang-orang yang tidak mereka sukai, atau membuat mereka marah. Ia akan mengijinkan para murid ini untuk melemparkan anak-anak panah ke gambar orang-orang tersebut.

Salah seorang teman Sally menggambar wajah orang yang telah merebut pacarnya. Dan seorang temannya yang lain menggambar wajah adik laki-lakinya. Sedangkan Sally menggambar wajah sahabat lamanya, bahkan sangat detil termasuk gambar jerawat di wajahnya. Sally sangat senang dengan keseluruhan efek gambar yang telah dibuatnya. Seluruh kelas mengantri dan mulai melemparkan dart. Beberapa murid bahkan melemparkan dart dengan kekuatan penuh sehingga target mereka terkoyak-koyak.

Tiba giliran Sally, dan ia sangat kecewa karena waktu yang terbatas. Dr. Smith telah meminta murid-murid untuk kembali ke tempat duduk mereka masing-masing. Pada saat Sally duduk dan berpikir betapa marahnya ia karena ia tak sempat melemparkan satu pun dart ke targetnya.

Dr. Smith mulai melepas target-target tersebut dari papan target. Dan di belakang papan target tersebut ada gambar Yesus. Suasana langsung menjadi sunyi-senyap pada saat setiap murid memandang gambar Yesus yang terkoyak-koyak; banyak lubang dan serpihan-serpihan yang memenuhi wajah-Nya bahkan mata-Nya tertusuk..

Dr. Smith hanya mengatakan kata-kata ini : "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku." (Matius 25:40).

Tidak ada kata-kata lain yang perlu diucapkan lagi; air mata mulai merebak di setiap sudut mata para murid sementara mereka memandangi gambar wajah Kristus yang terkoyak-koyak.

Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. (1 Yohanes 4:20)

Banyak orang sibuk merencanakan hal-hal indah di bulan kasih ini, namun jika saja kebencian dan ketidakmampuan untuk mengampuni tetap dipertahankan, maka kita tidak ubahnya tengah melemparkan paku-paku dart ke tubuh Yesus, pribadi yang mati bukan untuk orang baik, namun untuk orang berdosa, bukan menyembuhkan orang yang sehat, namun datang untuk mereka yang sakit.

Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. (Roma 5:8)

Minggu, 04 April 2010

STOP TERIAK2

ada cerita menarik dari artikel yang baru saja saya baca. ada kebiasaan menarik yang ditemui pada penduduk primitif yg tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yg letaknya di Pasifik Selatan, yakni mereka suka meneriaki pohon. bingungkan? ngapain coba pohon diteriakin. ternyata mereka berteriak ke pohon apabila ditemui pohon dengan akar2 yang kuat dan sulit untuk dijatuhkan dengan kapak supaya pohon itu mati. loh kok bisa? hmm... caranya gmana? begini, ada beberapa penduduk yg lbh kuat dan berani akan memanjat ke atas pohon kemudian bersama dgn penduduk yg ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya ke pohon itu. mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih 40 hari. dan yg terjadi sungguh aneh bin ajaib. pohon yg diteriaki itu perlahan-lahan daunnya mulai mengering. setelah itu dahan2nya juga akan mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan. nah sekarang apa yg bisa dipelajari dari kebiasaan penduduk primitif ini? mereka membutikan bhw teriakan2 yg dilakukan thdp mahkluk hidup tertentu seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya.
nah apakah teriakan yg sama thdp mahkluk hidup seperti manusia akan punya efek juga? coba sedikit renungan...pernahkah kita berteriak kepada anak kita? " Ayo Cepat!!, Bego banget sih!!, Begitu aja gak bisa!!, BERISIK!!!!!!!, Jangan main disini atau jangan pegang yang itu, Dll...
atau kepada pasangan hidup karena kita merasa sakit hati? atau atasan kepada bawahan? Guru kpd murid? atau kepada teman yg bodoh, pemalu, minder, cacat, dsbnya.. pokoknya dengan teriakan dan bersifat kasar... bgmn dengan keadaan mrk saat ini bila mereka setiap hari mendengar teriakan kita?
Well, kita hrs ingat.. setiap kali kita berteriak pada seseorg krn merasa jengkel, marah, terhina, terluka, atau emosi negatif lainnya, ingatlah dgn penduduk solomon yg primitif ini. mereka berteriak ke pohon yg sulit ditebang dan perlahan-lahan mematikan 'roh' yg ada pada pohon itu. jadi setiap kali kita berteriak kpd seseorg, kita mulai mematikan roh pd org yg kita cintai. kita mematikan roh yg mempertautkan hubungan kita, roh yg melekatkan hubungan sesama.
jadi, ketika msh ada kesempatan untuk berbicara baik2, cobalah utk mendiskusikannya spy tidak ada kesalahpahaman dan tdk perlu teriak2.
Bukankah Teriakan, hny digunakan tatkala kita bicara dgn org yg jauh jaraknya. nah, org yg marah dan emosional menggunakan teriakan2 pdhl jarak mrk hanya beberapa belas centimeter dan itu menandakan, meskipun secara fisik mrk dekat tapi sebenarnya hati mereka bgt jauh. itulah sebabnya mereka perlu BERTERIAK.
dengan berteriak hny ada 2 kemungkinan balasan yg kita terima. pertama, kita akan dijauhi, kedua kita akan mendapatkan teriakan balik sbg balasannya. jadi kita bisa menciptakan sedikit kedamaian atau suasana surga baik di rumah, sekolah, kampus, kantor bahkan tempat ibadah tanpa harus TERIAK2. mudah kan......

Rabu, 31 Maret 2010

New Hope

Bangun di pagi hari dengan bunyi telepon dari seseorang yang suaranya sudah tidak asing lagi. suara yang selama beberapa minggu ini bisa membagikan masukan-masukan dan alternatif dalam menghadapi tekanan hidup. Suara yang tidak menghakimi, tidak menyudutkan, dan mampu menerima keadaan diri saya apa adanya, ada kata-kata peneguhan dan kalimat penghiburan. Bersama suara itu rasanya jiwa ini merasa tenang. well, ini adalah hari terakhir bekerja sebagai staff di LK3. ada begitu banyak pengalaman, pengetahuan, dan kenangan selama bekerja di lembaga ini. Pengalaman selama bekerja dan berkuliah di LK3 sangat memberikan kekuatan dan memberikan wawasan baru. ilmu yang didapat kiranya bisa digunakan untuk memulihkan diri dan mengembangkan diri. well, nobody's perfect, ada banyak kesalahan juga yang dilakukan selama bekerja. kiranya teman2 staf dan pimpinan membuka pintu maaf mereka buat saya.
besok adalah hari baru dengan harapan baru. 1 april 2010 akan tercatat dalam hatiku bukan sebagai hari 'april mop' tetapi sebagai hari dimana kaki ini akan menapak ke tempat yang lain lagi dimana saya juga belum mengetahuinya. terdengar lucu atau dungu atau gila karena tidak tahu kemana mau melangkah. Tapi inilah saya dengan pergumulan hidup. tapi selalu ada new hope. selalu ada pembelajaran dari setiap masalah. selalu ada hikmah dari berbagai macam situasi. selalu ada keteladanan dari hidup. tidak boleh mundur, tidak boleh menyerah. seperti lagu d'masiv... syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah

Selasa, 30 Maret 2010

Kata pembukaan renungan hari ini enak banget. kadangkala ada situasi yang tidak kita harapkan tiba-tiba berubah menjadi menyenangkan. hmm.. itu kalimat enak banget dibacanya. menurut saya sering kali kita pun mengalami hal yang sama. ada situasi yang sedang kita alami dan itu tidak menyenangkan entah dalam pekerjaan, keluarga, pelayanan, masyarakat dan dimana saja dan kapan saja tetapi akhir dari peristiwa itu justru mendatangkan kesenangan buat kita bahkan peristiwa yang tidak menyenangkan itu bisa menjadi cerita komedi kalau kita ceritakan ke orang lain. contoh seorang thomas alfa edison yang mengalami musibah dimana lab dia terbakar. padahal lab itu berisi penemuan2 dia yang dikerjakan dengan usaha keras dan juga rancangan2 formula yang sedang digarap bersama rekan2nya. awalnya dia merasa rapuh dan hancur tapi anehnya dia segera menemukan kepercayaan diri. dia mengatakan biarkan saja lab itu terbakar nanti kita bisa bangun yang lebih besar dari itu.
dengan semangat yang kuat dan usaha yang gigih akhirnya dia bisa membangun lab yang lebih baik dan di lab itulah dia menemukan formula untuk membuat bola lampu. jadi sekarang kita pun bisa seperti itu. hanya percaya di setiap keadaan yang tidak menyenangkan selalu ada pelangi Tuhan disana. jadi teringat Roma 8:28. segala sesuatu mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi DIA.... jadi sekarang tunggu keadaan yang menyenangkan disaat situasi yang tidak kita harapkan itu pergi.

Jumat, 26 Maret 2010

Tuhan tidak menyembuhkan semua orang

penyakit migrain ini sebenarnya tahunan. datang 5-6 bulan sekali. kemarin ke dokter ahli syaraf dan dokter bilang ada 2 jenis sakit saraf klu kita mengalami sakit kepala. yang pertama adalah sakit fungsional dalam arti hanya sakit biasa dan yang kedua adalah sakit anatomi dalam pengertian bisa memacu timbul tumor atau kanker. uhhh... dengernya serem. dokter bilang penyakit saya cuma fungsional hanya sakit biasa saja. tapi begitu dengar saya sdh tahunan dia langsung kaget dan ini bisa menyerang anatomi. duh gk enak dengernya. dokter bilang segera ct scan ato MRI untuk tahu jelas.
malamnya gembala saya telepon bilang gk usah buru2 untuk MRI. coba cek dulu ke dokter yang lain. siapa tahu saja ini hanya pikiran dan kurang istirahat. karena beliau juga baru mengalami hal yang sama. dokter langsung menyarankan untuk MRI seluruhnya lalu dia mencoba ke beberapa dokter yang lain tyt dokter yg lain bilang tidak perlu seluruhnya. hmm.... memang dokter itu beda-beda ya??
tiap hari berdoa minta Tuhan sembuhkan sakit ini karena rasanya tidak enak dan mengganggu banget. tapi baca firman Tuhan bahwa selama Tuhan ada di dunia ini, DIA juga tidak menyembuhkan semua orang sakit. DIA membiarkan orang lain untuk mengalami sakit penyakitnya. apakah Tuhan tidak berbelas kasihan sama mereka? biarkan orang-orang yang membaca blog ini membuat kesimpulan sendiri. klu saya sendiri melht itu sbg bagian dr rencana Allah buat hdp saya, spy tetap berharap dan bersandar pada Allah dan tetap merespon untuk setiap rencana-Nya. ada beberapa sakit yang Tuhan langsung sembuhkan ada juga yang tunggu. well, itulah Tuhan yang saya percaya. jalan pikiran-Nya tak terselami dan kuasa-Nya tidak terbatas. biarkan semua ini berjalan seturut kehendak-Nya.

Kamis, 25 Maret 2010

migrain

lagi2 ini penyakit datang disaat yang gk tepat. saat lagi byk pikiran dan kebingungan dia datang menggedor kepala bertubi-tubi. sudah 1 minggu migrain ini menyerang. rasanya mau dicopot ini kepala trus pakai kepala yang lain hehe.... pagi ini bangun dengan kepala yang berat. semalam minum obat dokter tapi menimbulkan alergi dan bentol2 di badan. sampai sekarang badan masih gatel2 kayak orang sakit kusta, minta di garuk terus. grrr.......
seandainya ada orang yang datang membawa makanan trus menghibur saya.... aduh bersikap sedikit manja begini. hmm... nasib orang tinggal sendirian. harus bisa ngurus diri sendiri. yg bisa ngurus rumahnya jauh dan dia sibuk juga dengan pekerjaannya. ahh... rasanya mau pergi sebentar aja dari dunia ini dan tinggal d tempat yg sejuk dan tenang. didepan rumah andong2 berhenti dan mulai menghibur anak2 dengan lagu-lagunya membuat kepala tambah senut2 ditambah pengamen, penjual sari roti, penjual roti dengan bunyi2annya.... arrrrkkkkhhhhhhhh......
Tuhan sekiranya engkau kirimkan orang yang tepat kerumah ku saat ini..... fiuhhh...

Selasa, 23 Maret 2010

Evaluasi hidup

tidak menyangka bhw sebentar lagi tugas saya di kantor sekarang akan berakhir. bulan depan adalah bulan terakhir. keputusan yang tidak enak dan tidak menguntungkan sama sekali. tapi ini saya anggap sebagai konsekuensi yang harus saya terima dari tindakan saya. well, tidak mudah menghadapi ini. menjalani hari demi hari sampai bulan depan dengan perasaan tidak tentram dan tidak tenang. belum tahu akan kemana dan belum tahu akan berbuat apa.
kepala seminggu ini sepertinya tidak bersahabat dan seperti mau pecah. ada yang menusuk-nusuk dari dalam. mgkn ini faktor stress dan sulit untuk menerima keputusan. kekuatannya cuma teringat roma 8:28. ini juga evaluasi hidup buat saya. evaluasi yang akan membawa banyak perubahan dalam hidup saya.
melihat perbuatan saya di belakang memang sangat menakutkan. saat ini seperti berjalan sendirian tanpa harus kemana. teringat cerita burung rajawali yang sengaja menghancurkan sarangnya sendiri supaya anaknya bisa terbang sendiri dan lepas dari zona nyaman. mgkn sudah saatnya saya lepas dari zona nyaman, sudah saatnya bisa terbang sendiri. semoga dengan kepakan yang kecil ini saya bisa menantang angin yang ada di depan saya dan bisa terbang walaupun hanya terbang rendah namun mendapatkan makanan. inilah namanya pergumulan hidup. Tuhan tidak pernah menggagalkan rencana-Nya atas manusia walau manusia itu sendiri sering lalai dan tidak mendengarkan suara-Nya. rencana Tuhan adalah rencana indah yang telah disusun.... ini kalimat penghiburan.

Minggu, 21 Maret 2010

Menghadapi gunung besar




Menonton film di atas byk memberikan inspirasi bagi saya. Sepotong kisah di film ini merupakan kisah nyata dari seorang sales yang sukses memasarkan barang dagangannya. dilihat sekilas sepertinya orang ini (bill potter) tidak akan mampu untuk memasarkan barang dagangannya. dilihat dari cara jalannya, bagian tangan kanannya yang cacat dan bicaranya agak gagap sepertinya bill tidak akan bisa berbuat apa-apa. ketika dia pertama kali datang untuk melamar bekerja sebagai sales, yang dia dapat adalah penolakan. atasannya melihat tidak ada manfaatnya mempekerjakan orang seperti bill. Bill merasa sedih dgn penolakan tersebut tapi ketika dia keluar kantor dan dia melihat mamanya yang sedang menunggu dia, bill mengingat mamanya yang tak pernah putus asa untuk merawat dan membesarkan dia. Bill kembali kembali ke ruangan bosnya dan dengan semangat yang gigih, bill meminta daerah yang tidak nyaman (daerah yang susah untuk menjual barang) untuk dia beroperasi. singkat kata dia mendapatkan pekerjaan itu dan dia mulai bekerja.
dalam cerita tersebut bisa dilihat bagaimana bill berjuang keras untuk memasarkan barang jualannya. dia teringat pesan mamanya yaitu sabar, sabar dan gigih. dari rumah ke rumah bill menawarkan barang dagangannya. ketika dia beristirahat makan siang mamanya menyediakan makanan siang yang bertuliskan sabar dan gigih. bill senang sekali. singkat cerita bill bisa melakukan penjualan di hari pertama sebesar $50 dolar dan dia mendapatkan bonus sebesar $4.15. dari cerita Bill byk hal yang saya pelajari.
1. Bill belajar untuk mandiri dan mau berkembang. tanpa merasa minder dan malu akan kondisi tubuhnya Bill punya tujuan hidup untuk menjadi seorang sales yang berhasil. dia tahu kapasitas dirinya dan dia yakin untuk melakukannya
2. Bill mempunyai social support yang luar biasa dari mamanya. bisa dilihat bagaimana mamanya memberikan dorongan dan semangat kepada Bill untuk dia maju dan bekerja. mamanya juga tidak mempermasalahkan kekurangan yang ada pada diri anaknya tapi dia melihat kelebihan yang ada pada diri anaknya yaitu semangat yang besar dan kemaua diri untuk berkembang.
3. Bill berani mengambil resiko dengan memilih daerah yang tidak nyaman bagi seorang sales. daerah yang kering, daerah yang tidak menghasilkan keuntungan. tapi semangat dan kegigihan dia untuk menjual barang begitu besar sehingga "gunung besar" bagi orang lain, bagi bill itu sebagai tantangan yang harus ditaklukan.
4. Bill tidak takut tertolak. dia tahu tantangan dan masalah yang akan dia hadapi dengan menjadi seorang sales. tapi dengan kapasitas hati yang besar dia melangkah dari rumah ke rumah. ditolak, diacuhkan, dianggap peminta-minta, dikasihani karena cacat, Bill terima itu semua. tapi dengan kapasitas hati itu juga dia menerima kebahagiaan pada akhirnya. istilahnya bersakit dahulu bersenang-senang kemudian.
Kiranya cerita Bill potter ini bisa menjadi pemacu bagi kita untuk belajar ttg arti hidup dan mau berkembang dengan potensi yang kita miliki. Tuhan tidak pernah menggagalkan rencananya atas hidup manusia walau manusia berusaha untuk menggagalkannya. amin

Sabtu, 20 Maret 2010

Kekuatan pengampunan


Sambungan dari cerita kemarin. setelah saya melakukan kesalahan besar dan belajar untuk mengakui kesalahan tersebut, ada hal luar biasa yang terjadi. memang pada awalnya terjadi hal yang tidak mengenakan. saya seperti menjadi satu-satunya orang paling bodoh di dunia. tidak bisa berbuat banyak. tidak bisa berkata apa-apa. hanya bisa duduk terdiam dan termenung. layaknya seorang narapidana menunggu eksekusi kematian, saya pun ketakutan. namun, malam harinya setelah mengakui kesalahan saya, orang yang saya sakiti mengatakan saya MENGAMPUNI KAMU. mendapatkan reaksi diampuni itu membuat saya seperti mendapatkan hujan besar di tengah gurun yang panas dan tandus. seperti mendapatkan kekuatan baru untuk saya berjalan kembali. ingat kisah nabi Elia yang mendapatkan kekuatan baru untuk dia berlari setelah mendapatkan makanan. kata pengampunan dia mengingatkan bahwa saya pun telah diampuni oleh BAPA di Surga melalui penderitaan anak-Nya Yesus Kristus.
pengampunan itu membuat saya pulih. pengampunan itu membuat saya hidup. pengampunan itu membuat saya semangat kembali dn tentu saja pengampunan itu membuat saya belajar tentang arti mengakui kesalahan, arti mengampuni, arti diampuni dan arti menjadi orang kesayangan.
Tuhan mau mengampuni orang berdosa seperti kita, Tuhan mau memikul salib ganti dosa kita, giliran kita belajar dari keteladanan Kristus untuk kita memikul salib kita masing-masing.

Jumat, 19 Maret 2010

Kesalahan besar dan belajar mengakuinya

Beberapa waktu yang lalu saya membuat kesalahan besar. kesalahan yang bukan hanya melukai satu orang tapi dua orang sekaligus. untuk menutupi kesalahan saya itu, saya membuat kesalahan bodoh lainnya yaitu saya berbohong. dengan kata lain melakukan dosa untuk menutupi dosa sebelumnya.
well, sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi kalau saya bisa menahan diri dan mawas diri. fiuhh..... setelah mengumpulkan keberanian saya belajar untuk mengakuinya dihadapan orang tersebut. yang pasti timbul 'clash' dan itu saya terima dengan lapang dada. penyesalan selalu datang belakangan dan itu menimbulkan efek yang tidak mengenakan. tapi dari peristiwa ini banyak nilai-nilai yang bisa didapatkan dan itu bisa dijadikan pelajaran yang sangat-sangat-sangat berharga bagi saya dan tentunya saya tidak mau masuk kembali kedalam lubang yang sama.
sering kali kita melakukan hal yang sama. sudah tahu kita salah namun untuk menutupi kesalahan tersebut kita melakukan kesalahan yang lebih parah lagi. kiranya kita sebagai manusia semakin memiliki hikmat untuk belajar peka terhadap diri sendiri dan setelah melakukan kesalahan harus berani mengakuinya bukan menutupinya dengan kesalahan lain